Selasa, 10 September 2013

SELINTAS MENGENALI JIN



Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Alhamdulilaahi rabbil ‘aalamiin. Washalaatu wassalaamu ‘alaa asyrafil anbiyaai wal mursaliin. Nabiyyinaa Muhammadin shallaallahu ‘alaihi wasallama. Wa ‘alaa aalihi wa azwaajihii wa dzurriyyatihii wa ash-haabihii wa ummatihii ilaa yamuddiin. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Ammaa ba’du.

Saudaraku,…
Jin adalah makhluk Allah yang mempunyai kemampuan mengubah diri dengan berbagai bentuk. Mereka makan, minum, kawin dan beranak-pinak. Membisikkan dan menggoda manusia. Dapat melihat manusia, tidak sebaliknya. "Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka". (Al A'raf: 27). Di antara mereka ada yang beriman, juga ada yang kafir (Al Jinn: 11 dan 14). Golongan yang kafir adalah setan. Mereka takut pada manusia. Mereka makhluk lemah. Suka mencari rahasia langit (hal ghaib), tetapi mereka diusir dengan panah api (Al Jinn: 8-9).

APAKAH JIN ITU?
Jin menurut bahasa berarti: sesuatu yang tersembunyi dan halus. Sedangkan setan ialah: setiap yang durhaka dari golongan jin, manusia atau hewan. Dia dinamakan jin disebabkan tersembunyi-nya dari mata (pandangan). Jin diciptakan dari api yang sangat panas (Al Hijr: 28).

Dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setan menampakkan dirinya ketika aku shalat, atas pertolongan Allah, aku dapat mencekiknya hingga kurasakan dingin air liurnya di tanganku, jika tidak disebabkan doa saudaraku Nabi Sulaiman, pasti kubunuh dia".(HR. Al Bukhari).

BERUBAH BENTUK
Setan pernah menampakkan diri dalam wujud orang tua kepada kaum Quraisy sebanyak dua kali. Pertama; ketika suku Quraisy berkonspirasi untuk membunuh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di Makkah. Kedua; pada perang Badr (tahun 2 Hijriah), lihat Surat Al Anfal: 48. Jin beranak pinak dan berkembang biak (lihat surat Al Kahfi: 50).

TEMPAT-TEMPAT JIN
Jin mendiami bumi sebelum adanya manusia dan kemudian tinggal bersama manusia. Tinggal di rumah bersama manusia, tidur di ranjang yang tidak ditiduri. Tempat yang paling disenangi adalah WC. Sebab, WC tempat manusia membuka aurat.

"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari Surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya" .(Al 'Araf: 27).

Ketika kita masuk ke dalam WC, agar aurat kita terhalang dari pandangan jin, hendaknya kita membaca doa berikut: ( Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari (gangguan) setan laki-laki dan setan perempuan). (HR. At-Turmudzi). Setan suka berdiam di kubur dan tempat sampah. Oleh karena itu kuburan menjadi tempat meditasi bagi tukang sihir. Nabi SAW melarang kita tidur menyerupai setan. Setan tidur di atas perutnya (tengkurap) dan telanjang. Tidur telanjang menarik setan untuk mempermainkan aurat manusia dan menyebabkan penyakit.

QARIN
Setiap manusia disertai setan yang selalu menggodanya. Allah berfirman, artinya: "Yang menyertai dia (qarin) berkata (pula): "Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tapi dialah (manusia) yang beradadalam kesesatan yang jauh". (Qaf: 27).

Manusia dan qarin-nya akan bersama di hari hisab. Aisyah bercerita: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar dari rumah di malam hari, aku cemburu karenanya. Tak lama ia kembali dan menyaksikan tingkahku, lalu ia berkata:
"Apakah kamu telah didatangi setanmu?"
"Apakah setan bersamaku?"
"Ya, bahkan setiap manusia"
"Termasuk engkau juga?"
"Betul, tetapi Allah menolongku hingga aku selamat dari godaannya". (HR. Ahmad)

Setan makan bersama manusia yang tak berdoa ketika mau makan. Setan makan dengan tangan kiri, sendirian dan dengan jarinya. Rasulullah ` melarang makan dengan tangan kiri. Beliau menyuruh kita makan bersama-sama, mencuci tangan dan mulut sebelum dan sesudah makan. "Setan adalah pencari rahasia dan suka menjilati sisa makanan maka jauhilah. Siapa yang tidur sedang di tangannya masih tersisa bau makanan lalu tertimpa penyakit, maka jangan ada yang disalahkan kecuali dirinya sendiri".(HR. At-Turmudzi).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kita mematikan lampu, menutup pintu, jendela, tempat-tempat penyimpanan air dan makanan dengan rapat sebelum tidur. Jika manusia tidur dan membaca doa sebelumnya, setan menjauhinya. Allah menjaga orang yang sebelum tidur membaca doa. Jika manusia tidur tanpa berdoa, setan mengikat kepalanya dengan tiga ikatan, jika ia bangun dan mengingat Allah, terlepaslah satu ikatan, jika ia berwudhu terlepas lagi satu ikatan lainnya dan jika ia shalat terlepaslah ikatan yang terakhir.

Allah akan menghisab (memperhitungkan amal) bangsa jin pada hari kiamat. Jin yang baik (shalih) masuk Surga. Allah berfirman, artinya: "(Bidadari-bidadari) yang tidak pernah disentuh oleh manusia dan tidak pula oleh jin". (Ar-Rahman: 56). Golongan jin menikahi bidadari-bidadari dari bangsa jin. Golongan jin yang ahli maksiat masuk Neraka. Allah berfirman, artinya: "Dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jin dan manusia". (Fushshilat: 25).

TIDAK MENGIKUTI JEJAK SETAN
"Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syetan, maka sesungguhnya syetan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan mungkar". (An Nur: 21).

MOHON PERLINDUNGAN
Allah menyuruh kita agar banyak minta perlindungan dari godaan setan. Dan katakanlah: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku dari kedatangan mereka kepadaku". (Al Mu'minun: 97-98).

Setan berangsur-angsur menarik
menuju kebinasaan. Allah berfirman:
"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Ar Rahman (Al Qur'an), Kami adakan baginya setan (yang mnyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar sedang mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk". (Az Zukhruf: 36-37).

Atas dasar ini diadakan diskusi-diskusi, mu'tamar-mu'tamar dan konferensi-konferensi keburukan. Tak ada kemanfaatan dari pelaksanaan dan hasil-hasilnya. Setan membisikkan bahwa syariat Islam tidak cocok di jaman ini, keras dan melanggar HAM.

Siapa yang cenderung kepada mereka menjadi musyrik. Jaman dahulu setan mencuri pendengaran berita-berita dari langit yang disampaikan para malaikat langit kepada para malaikat bumi. Setelah Nabi Muhammad SAW diutus, Allah menerangkan keadaan syetan: "Dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang (setelah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam diutus) barangsiapa mencoba mendengar-dengar (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya)". (Al Jinn: 9) dan (Al Mulk: 5).

SIHIR
Sihir termasuk pekerjaan setan yang utama. Praktek-praktek sihir berkembang di masyarakat yang lemah iman atau tidak beragama sama sekali. Betapa banyak orang datang ke dukun/paranormal untuk minta banyak rizki, berobat dari penyakit, ingin cepat dapat jodoh, lulus dalam ujian, rujuknya wanita yang telah dicerai atau sebaliknya dan selainnya, yang hal-hal tersebut merupakan kekuasaan Allah, sedang kita hanya diperintah untuk berdoa dan berusaha. Para dukun/paranormal mempunyai mata-mata (dari setan dan manusia) yang menyebar di masyarakat untuk mencari tahu rahasia-rahasia mereka, lalu mereka menceritakan itu pada tuannya. Dan ketika seseorang mendatanginya dengan mudahnya dia menceritakan keadaan orang tersebut, lalu ia heran dan tertipu. Seakan-akan si dukun tahu hal-hal ghaib.

Alhamdulilaahi rabbil ‘aalamiin. Washalaatu wassalaamu ‘alaa asyrafil anbiyaai wal mursaliin. Nabiyyinaa Muhammadin shallaallahu ‘alaihi wasallama. Wa ‘alaa aalihi wa azwaajihii wa dzurriyyatihii wa ash-haabihii wa ummatihii ilaa yamuddiin. Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Selasa, 03 September 2013

RAHASIA MALAM JUMAT

Saudaraku…
Kebiasaan memuliakan malam Jum’at salah satu ciri muslim dan muslimah, karena di dalam malam Jum’at itu keberkahan Allah SWT akan lebih tinggi dibandingkan malam-malam lain. Malam Jum’at dimana keesokan harinya diadakan sholat Jum’at adalah malam istimewa bagi seorang muslim maupun muslimah, orang mukmin maupun mukminat, jadi benar-benar malam yang istimewa, bukan sekedar malam biasa. Tapi masihkah kebiasaan warga muslim memuliakannya? Atau justru hanyut terbawa arus jaman, di mana orang tak peduli lagi dengan malam Jum’at yang mulia itu, karena bisa anda saksikan sendiri, betapa banyak kegiatan hura-hura, pesta pora atau berbagai acara yang hingar binger di lakukan di malam Jum’at.

Kalau yang menyelenggarakan non muslim, rasanya masih bisa dimaklumi, karena mereka tidak memuliakan dan tidak mensucikan malam Jum’at dan bulan ramdhan, tapi kalau penyelenggaranya orang muslim, yang seharusnya malam itu buat terawih, membaca Al Qur’an, sholat malam dan kegiatan ibadah lainnya, apa yang ada bisa katakana? Paling-paling hanya bisa mengelus dada dan banyak-banyak membaca istigfar.

Malam Jum’at
Begitu akan terasa nikmatnya
Setelah kau menyerah total kepadaNya
Dengan tahajud, witir, dzikir, membaca al Qur’an dan sebagainya

Jum’at putih
Aku namakan malam mulia ini
Karena di dalamnya kua bisa temukan kesucian malam Jum’at
Dengan banyak-banyak berdialog padaNya

Jum’at putih
Di dalamnya kau bisa menyerahkan semua titipan-Nya
PadaNya yang telah memberikan titipan padamu
Ya semua itu telah kau kembalikan pada-Nya
Pada malam Jum’at putih
Dan jiwamu tiba-tiba ringan seakan-akana tanpa beban
Totalitas penyerahan padaNya
Membuat jiwamu tenang, damai dan lega
Alhamdulillah

Jum’at putih
Jum’at suci
Jum’at kebahagiaan
Jum’at di atas Jum’at
Allahu Akbar

Mungkin ada yang bilang, “ah setiap hari kan sama saja, tak ada keistimewaan pada malam Jum’at, semua biasa saja”. Jelas yang bilang begini ini, tak memuliakan malam Jum’at, jadi baginya malam Jum’at mau pestapora, mau dansa dansi, mau apa saja boleh. Ngerikan! Kalau pernyataan itu keluar dari sahabat-sahabat yang muslim atau musliman, mari simak berikut ini :

Sahabat …. setiap napas yang diberikan-Nya adalah amanat-Nya yang nantinya dimintai pertanggungjawaban di akherat sana. Sahabat …. Setiap detik napas yang berhembus adalah bonus dari-Nya yang tidak semua orang mendapatkannya, tidak semua memilikinya, yang tidak semua orang menyadarinya, yang tidak semua menghargainya.

Sahabat ….barulah napas dihargai,barulah kesehatan diperhatikan, barulah kematian di ingat, barulah dosa-dosa terbayang, barulah sadar bahwa napas adalah karunianya yang begitu besar, tiap detik , tiap saat, tiap waktu bonus dari-Nya datang tanpa diminta.

Sahabat ….mari saling berbagi, mari saling mengingatkan, mari saling memberi nasehat, mari saling bertegur sapa, selama napas masih berhembus selama hidup masih diberikan, selama maut masih menunggu, selama kuburan masih jauh, selama hayat masih dikandung badan, selama kesehatan masih bersama, selama ingatan masih tajam,selama gerak masih lancar.

Apa yang kau cari? Akan kau tinggalkan
Apa yang kau dapat? Tak dibawa mati
Apa yang bersamamu? Akan berpisah
Apa yang kau simpan? Akan hilang
Apa yang dambakan? Tak abadi
Apa yang kau cintai? Bukan milikmu
Apa yang kau benci? Bukan kau yang menciptakan
Apa yang kau hina? Bukan kau yang menjadikan
Apa yang kau gosipkan? Pahalamu kan hilang
Apa yang kau benci? Tak di bawa mati

Sahabat ….
Setiap langkah kita sedang menuju ke kuburan
Usia kita bertambah maut makin dekat
Rumah terakhir kita kuburan
Tanah air kita yang hakiki panjangnya hanya satu kali dua meter saja.

Imam Al-Syafi'i rahimahullah dalam Al-Umm menyatakan bahwa membaca surat al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jum'at dan siangnya berdasarkan riwayat tentangnya. (Al-Umm, Imam al-Syafi'i: 1/237).

Dari Abu Sa'id al-Khudri radliyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi bersabda:

مَنْ َقَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ فِيْمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ

"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul 'atiq." (Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai dan Al-Hakim Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 736)


Kamis, 29 Agustus 2013

NGAFAL QURAN ITU MUDAH



Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wabarakaatuh.
Alhamdulilaahi rabbil ‘aalamiin. Washalaatu wassalaamu ‘alaa asyrafil anbiyaai wal mursaliin. Nabiyyinaa Muhammadin shallaallahu ‘alaihi wasallama. Wa ‘alaa aalihi wa azwaajihii wa dzurriyyatihii wa ash-haabihii wa ummatihii ilaa yamuddiin. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Ammaa ba’du.

Saudaraku…
Menghafalkan Al Qur’an itu sesungguhnya mudah. Ikutin tahap berikut ini :

#STEP 1. DENGERIN bacaan Imam al Ghomidi, per ayat (jika pendek), atau per baris, jika ayatnya panjang, SEBANYAK 20x, sambil MEGANG mushaf, liatin terus dengan mata (bila bisa melihat), dan ikutin bacaannya DALAM HATI. Jangan kurang dari 20x, dan jangan merasa bisa, jangan merasa hafal. Untuk dapetin Ukuran Hafalan Bagus. Sebab kadang, baru 3x dah merasa hafal, inget, padahal itu baru hafalan SEMENTARA.

#STEP 2: Dengerin ULANG sebanyak 20x LAGI, tapi sambil buka tutup mata. Ganjil, buka mata, genap, tutup mata. Bacaan pertama di 20x kedua, buka mata, bacaan kedua, tutup mata, dan terus begitu, sampe 20x. Jangan merasa lelah. Dan jangan ampe kurang. Untuk dapetin bener-bener Ukuran Hafalan Bagus. Kalo engga, nanti akan terus kayak ngafal dari 0 bila ga disiplin.

Di step 2 ini, lisan mulai ikut bacaan imam dengan dikeraskan, tidak dalam hati.
#STEP 3: kita baca 20x, TANPA bacaan Imam, dan TANPA melihat mushaf sama sekali.

#Ulangi langkah yang sama untuk ayat 2, 3, 4, dan 5. Atau untuk baris 2, 3, 4, 5 jika ayatnya panjang.

Setiap mau melangkah ke ayat berikutnya, ULANGI dulu ayat atau baris yang telah dihafal, minimal 3x.

Misal, sebelum ayat/baris ke-3 dimulai, maka ayat/baris 1&2 nya diulang dulu 3x. Baru kemudian lanjut ayat/baris ke-3 dg cara yg sama.

Kalau sudah 5 ayat atau 5 baris, maka ulangi keseluruhannya 20x, jangan menambah dulu.

Lakukan langkah yang sama u/ ayat 6, 7, 8, 9, 10, atau baris 6, 7, 8, 9, 10. Juga untuk ayat 11, 12, 13, 14, 15, atau baris 12, 13, 14, 15.

Jika megangnya adalah ukuran baris, maka 15 baris itu, 1 halaman muka.

Juz 30 itu, 271 baris, termasuk ayat2 dan surah2 yg sudah familiar duluan: surah2 pendek. Jika sama sekali ga hafal, totalnya 271 baris.

Jika sehari sebaris saja, 271 hari. Dan itu sama dengan 9 bulan. Jika ngafalnya 2 baris, 4,5 bulan. Jika ngafalnya 4 baris, sktr 2 bulan, dah hafal Juz ‘amma. InsyaAllah dengan hafalan yg baik, dan suaranya relatif sama dengan suara imam yang dipilih. InsyaaAllah kebawa dah.

Dari 7 hari, sisakan 1 hari u/ hanya muroja’ah (mengulang) hafalan yg dihafal, tanpa tambahan.

Alhamdulilaahi rabbil ‘aalamiin. Washalaatu wassalaamu ‘alaa asyrafil anbiyaai wal mursaliin. Nabiyyinaa Muhammadin shallaallahu ‘alaihi wasallama. Wa ‘alaa aalihi wa azwaajihii wa dzurriyyatihii wa ash-haabihii wa ummatihii ilaa yamuddiin. Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.


INFO SHADAQAH

 
Saya mengajak Anda untuk mendukung pembibitan Penghafal Al-Qur’an yang digagas oleh Ustadz Yusuf Mansur  dan Pondok Pesantren Penghafal Al-Qur’an (PPPA) Daarul Qur’an.

Silahkan sampaikan donasi nya di rekening Sbb :
Atas nama Yayasan Daarul Qur’an Nusantara

Bank
Syariah Mandiri         : A/C. 074 006 5000
BCA                                        : A/C. 603 030 8041
Bank Muamalat                    : A/C. 303 003 3615
Bank Mandiri                        : A/C. 128 000 509 2975
Bank Bukopin Syariah        : A/C. 880 0420 017
Bank Mega Syariah            : A/C. 100 000 6822
Bank BNI Syariah                : A/C. 1699 1699 6
Bank DKI Syariah                : A/C. 701 700 9003
Bank Permata Syariah       : A/C. 97 1010 606
Bank Danamon Syariah     : A/C. 731 34 769
BRI                                         : A/C. 0523 01 0000 34 30 4

Konfirmasikan sedekah Anda melalui sms ke : 081519002828. Untuk konfirmasi sedekah Anda, ketik : Konfirmasi/Nama/Via Bank/Nominal Sedekah/Tanggal Transfer/Nomor Resi/Keterangan Donasi (infak/sedekah/wakaf). Hajat. Lalu kirinkan ke alamat HP tersebut di atas.
 
Semoga para donator dilipatgandakan pahalanya dan disegerakan dengan rizki berlimpah berkah penuh kebaikan. Amin.

Informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi link ini:
http://www.pppa.co.id